Menghitung Luas Daerah

 

Menghitung Luas Daerah

Cara cepat yang pertama yaitu langsung menggunakan rumus baku, artinya kita tidak perlu menggunakan integral. Berikut penjelasannya :

i). Rumus Diskriminan
       Tentu teman-teman masih ingat tentang cara menentukan nilai Diskriminan pada materi persamaan kuadrat? Misalkan ada bentuk

, nilai diskriminannya dapat dihitung dengan cara

. Adapun syarat penggunaan rumus diskriminan ini adalah untuk daerah yang tepat dibatasi oleh dua kurva yaitu kurva parabola dan parabola atau kurva parabola dan garis lurus.

Langkah-langkah pengerjaannya :
*). Samakan kedua fungsi, lalu nolkan salah satu ruas.
*). Hitunglah nilai diskriminan

tanpa menyederhanakan bentuk persamaan kuadratnya.
*). Hitung luas dengan rumus : Luas

 

ii). Rumus Pengurangan titik potong

Perhatikan bentuk gambar berikut ini,

Misalkan kedua kurva seperti gambar di atas (syarat dua kurvanya seperti pada rumus diskriminan di atas) berpotongan di

dan , maka luas daerah yang diarsir dapat ditentukan dengan rumus :

.

iii). Rumus persegi panjang
       Rumus ketiga ada kaitannya dengan konsep luas persegi panjang. Syarat rumus ini bisa digunakan hanya untuk fungsi kuadrat dimana kurvanya berupa parabola dan daerah yang dicari luasnya harus sisinya melalui titik balik (titik puncak) dari parabola tersebut. Perhatikan gambar ilustrasinya berikut ini :

Dari gambar, luas daerah A dan B jika digabungkan membentuk persegi panjang. Perbandingan luas A dan B adalah 2 : 1. Sehingga luas A atau B Yaitu :
Luas A

luas persegi panjang,
Luas B

luas persegi panjang.

Catatan : perlu diingat, bagian di dalam kurva (bagian gemuk) memiliki luas lebih besar dari bagian yang di luar kurva (bagian kurus).

Untuk pembuktian ketiga rumus di atas, silahkan dibaca pada artikel Pembuktian Rumus Cepat Luas Daerah Berkaitan Integral 

 

contoh :

Luas daerah yang diarsir pada gambar berikut dapat dinyatakan dengan rumus
Luas daerah menggunakan integral oleh fungsi y = x^2 dan y = x + 6
A.
B.
C.
D.
E.

Pembahasan

Daerah yang diarsir terbatas pada selang titik potong kedua kurva.
Untuk itu, kita akan mencari koordinat titik potongnya dulu dengan cara menyamakan kedua fungsi.


Diperoleh atau .
Untuk , diperoleh .
Untuk , diperoleh .
Jadi, koordinat titik potongnya adalah dan .
Karena variabel integralnya menggunakan , maka kita beri batas atas dan batas bawah integral berdasarkan absis titik potong, yaitu sebagai batas bawah dan sebagai batas atas.
Perhatikan bahwa kurva berada di atas kurva pada interval sehingga luas daerah yang diarsir dinyatakan oleh

(Jawaban B)

from:

http://nanda.hstkb.sch.id/cara-cepat-menghitung-luas-daerah-dengan-integral/dalam/integral/

 https://mathcyber1997.com/luas-daerah-integral/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghitung Luas Daerah Pada Koordinat Polar